Pahami 4J Agar Diet Kamu Tidak Gagal
3 Jun 2024
0 Min Read


Kamu mungkin sudah pernah mendengar slogan “You Are What You Eat”, beberapa dari kamu juga pasti percaya dengan slogan tersebut . Tidak ada yang salah dari slogan itu, justru jika kamu percaya dan mulai memperbaiki pola makan kamu untuk memperoleh tubuh yang sehat maka kamu sudah berada di jalan yang benar .
Satu rumus yang dapat kamu terapkan untuk memaksimalkan “Diet Sehat” kamu adalah “Rumus 4J” yang merupakan singkatan dari jumlah, jenis, jadwal makan dan jurus memasak. Rumus ini dapat kamu terapkan dalam keseharian kamu untuk memperoleh manfaat yang lebih besar dari makanan yang kamu konsumsi.
Jumlah Makan
“Seberapa banyak makanan yang harus kita konsumsi?” kerap menjadi pertanyaan hampir semua orang. Kadang kita dipusingkan karena harus menghitung jumlah kalori yang kita asup. Salah satu solusi mudah yang dapat kita lakukan dalam mengontrol jumlah asupan adalah dengan menggunakan piring kecil setiap makan besar lalu membagi piring menjadi 4 bagian seperti gambar dibawah ini.

Jenis Makanan
Makan bukan hanya untuk memberikan rasa kenyang, namun memberikan zat gizi untuk tubuh kita juga. Agar tubuh kita mendapat nutrisi dengan baik maka kita perlu mengonsumsi makanan yang berkualitas. Ada beberapa tips yang bisa memaksimalkan asupan yang berkualitas:
1. Pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, nasi hitam, gandum, kacang-kacangan, sayur, dan buah.
2. Pilihlah protein yang segar bukan yang sudah diproses. Protein seperti ikan, daging unggas, daging merah, seafood, telur, tahu dan tempe.
3. Pilihlah lemak yang tergolong tidak jenuh seperti alpukat, kacang-kacangan, serta minyak zaitun. Batasi asupan lemak jenuh yang terdapat pada daging merah, susu, mentega, minyak kelapa sawit, gorengan serta keju.
Jadwal Makan
Kamu dapat mengonsumsi makanan dengan jadwal yang hampir sama setiap harinya untuk membentuk kebiasaan yang baik. Terutama buat kamu yang memiliki riwayat GERD (meningkatnya asam lambung hingga ke saluran pencernaan atas) dan asam lambung yang tinggi sebaiknya hindari melewatkan makanan agar tidak ada gejala sakit perut, dada terasa panas atau sesak.
Kamu dapat menerapkan tips ini dalam pemilihan jadwal makan:
1. Jadwal sarapan yang dianjurkan adalah 12 jam setelah kita makan malam, atau maksimal pukul 09.00 pagi.
2. Makan siang yang baik dapat dilakukan 5 jam setelah sarapan dan paling lambat pukul 15.00.
3. Makan malam yang tepat dapat dilakukan 5 jam setelah makan siang, atau paling lambat pukul 21.00 malam dan sebaiknya berikan jeda 3-4 jam untuk tidur.
4. Snacking dapat kamu lakukan di sela-sela makan besar dengan syarat cemilan dalam porsi kecil saja.
Jurus Memasak
Apakah kamu tahu kalau cara pengolahan makanan juga mempengaruhi kualitas makanan tersebut? Hindari banyak mengonsumsi makanan yang digoreng karena akan meningkatkan peradangan dalam tubuh kamu. Sebaiknya, kamu dapat membatasi penggunaan minyak dengan cara menumis, panggang, rebus dan juga kukus.
Selain terhindar dari peradangan, kamu juga dapat menurunkan jumlah kalori makanan kamu loh kalau kamu tidak mengonsumsi makanan gorengan!
Selain strategi “Diet Sehat” diatas, sebenarnya ada strategi lain yang bisa kamu terapkan yaitu “konsistensi”. Konsisten mengatur pola makan dan lebih mindful untuk setiap makanan yang kamu konsumsi akan membuat kamu lebih bijak dalam memilih asupan setiap hari.
Artikel ini ditulis oleh Puspasari Pasaribu | LIF Indonesia | Corporate Wellness







