Pentingnya Massa Otot Di Usia Lanjut
Physical Fitness

Pentingnya Massa Otot Di Usia Lanjut

0 min read

Published on 10 August 2023 | by Rendy Puja


Pentingnya Massa Otot Di Usia Lanjut


Otot merupakan suatu bagian penting bagi manusia. tanpa adanya otot, kamu tidak akan dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan, bekerja atau bahkan hidup secara mandiri, karena otot yang membuat kamu dapat bergerak di sepanjang hidup kamu.


Jika kamu terus mengabaikan otot kamu dengan tidak berolahraga atau menjalani gaya hidup sedentari alias “mager”, kamu akan kehilangan otot. Studi telah menunjukkan bahwa 30% dari populasi yang berusia 70 tahun ke atas akan mengalami kesulitan berjalan, berdiri dari kursi, atau naik turun tangga. Studi menunjukkan bahwa massa otot berkurang sekitar 3-8% setiap dekade setelah usia 30 tahun. 


Jika massa otot kamu terus berkurang karena kamu tidak merawatnya, maka akan meningkatkan risiko terkena SARCOPENIA, di mana seseorang kehilangan massa otot dan kekuatan otot karena usia tua. Inilah mengapa membentuk kebiasaan berolahraga yang baik diperlukan sejak usia muda. Apa penyebab Sarcopenia pada usia lanjut?


Faktor-faktor yang menyebabkan Sarcopenia pada usia lanjut:


1.  Tidak cukup mengonsumsi protein dan kalori

2.  Menurunnya produksi hormon dari otot

3.  Menurunnya fungsi tubuh untuk mengubah protein menjadi energi


Nah itu adalah akibat jika kamu tidak menjaga massa otot kamu dalam jangka panjang. Sebaliknya, ada beberapa manfaat yang akan kamu dapatkan jika kamu menjaga dan merawat massa otot ketika kamu mencapai usia lanjut.


Manfaat menjaga massa otot ketika kamu mencapai usia lanjut:


1.  Menurunkan risiko penyakit

Otot memproduksi hormon yang berperan dalam merangsang fungsi sistem kekebalan dan melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit. Memiliki massa otot yang ideal akan memperlancar proses produksi dan metabolisme hormon yang turut berperan dalam sistem imun tubuh. 


2.  Membantu menjaga berat badan

Massa otot yang ideal akan membantu menjaga berat badan ideal saat kamu menua. Ukuran kepadatan otot sekitar 1,055 g/ml sedangkan kepadatan lemak sekitar 0,90 g/ml. Artinya, otot sekitar 15% lebih padat daripada lemak. Itu berarti otot memerlukan ruang yang jauh lebih sedikit dibandingkan lemak.


3.  Memberi energi dan meningkatkan mood

Rutinitas latihan kekuatan otot akan memberikan tubuh kamu energi yang dibutuhkan. Hal ini karena tubuh melepaskan endorfin, yaitu hormon yang mengurangi stres dan membuat kamu merasa bahagia. Latihan kekuatan otot juga membantu merangsang otak yang akan membantu kamu fokus sepanjang hari.

Selain latihan kekuatan otot, ada berbagai latihan yang bisa dilakukan lansia jika mereka memilih untuk tidak melakukan latihan kekuatan otot. Latihan seperti berjalan, bersepeda, jogging, dan yoga akan menjadi alternatif yang baik, meskipun tidak memberikan dampak yang sama seperti latihan kekuatan otot


Jangan lupa bahwa otot kamu tidak akan selalu bersama kamu. Ketika kamu masih memiliki kesempatan, rawatlah dan jagalah massa otot kamu, sehingga ketika kamu mencapai usia lanjut, kamu masih bisa melakukan aktivitas dan hidup lebih sehat.


Artikel ditulis oleh: Nicolas sudyatmiko | LIF Indonesia | Corporate Wellness Solution

You Might Like

Guide
A guide for you to build a healthy workplace culture
logo-resourcesSection3Product1
Employee Wellness Program Guide
logo-resourcesSection3Product2
Workplace Health & Wellness Trends 2025
logo-resourcesSection3Product3
Your Guide to LIF: Get the PDF Introduction

Wellness Made EasyGet Started!