lif logo
Physical Fitness

Ini Yang Terjadi Pada Otak Kamu Saat dan Setelah Olahraga

29 Oct 2024

0 Min Read

lif app banner desktop


Kita sering berpikir jika manfaat berolahraga adalah membentuk tubuh dan penurunan berat badan. Namun, tahukah kamu jika manfaat berolahraga itu lebih dari membentuk otot karena memberi manfaat juga untuk otak kita.


Hubungan antara olahraga dan otak sangat kuat karena tubuh dan pikiran kita bekerja bersamaan untuk meningkatkan kemampuan kognitif, emosional dan mental. 


Lantas, tahukah kamu apa saja yang terjadi pada otak kita saat berolahraga?


Pada 5 menit pertama begitu kamu memulai bergerak, tubuh kamu akan memasuki fase awal olahraga dimana detak jantung, nafas dan aliran darah kamu mulai meningkat. Pada fase ini, darah kamu akan membawa oksigen dan zat gizi ke otak untuk mendukung pertumbuhan saraf baru.


20 - 30 menit berolahraga tubuh kamu akan mengeluarkan hormon bahagia atau endorfin. Hormon ini akan dikeluarkan selama aktivitas sedang hingga tinggi untuk merespon stress yang terjadi pada tubuh kamu. Hormon endorfin akan memberikan perasaan yang menyenangkan dan membuat kamu ingin terus merasakan perasaan bahagia tersebut. Maka dari itu, jangan heran jika kamu merasa bahagia setelah berolahraga.


Setelah kamu berolahraga, tubuh kamu juga akan bereaksi terhadap olahraga yang kamu lakukan, loh!


60 menit setelah berolahraga tubuh kamu akan mengeluarkan protein bernama BDNF , zat kimia yang dapat membantu otak bekerja dengan baik terutama memperbaiki kemampuan kognisi, ingatan dan mental. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Italia, zat kimia ini dapat dikeluarkan oleh tubuh setelah melakukan olahraga HIIT (High-intensity interval training) namun tidak bertahan lama. Oleh karena itu, kamu harus berolahraga secara rutin agar tubuh kamu dapat mengeluarkan zat kimia tersebut. 


2 - 4 jam setelah berolahraga tubuh akan mengeluarkan hormon serotonin, dopamin dan norepinefrin yang tidak kalah bermanfaatnya bagi tubuh kita. Sebagai contoh, serotonin dapat memperbaiki kondisi depresi dan perasaan yang buruk. Norepinefrin akan membuat kamu menjadi lebih fokus dalam mengerjakan sesuatu dan dopamine akan memberikan perasaan puas dan meningkatnya kondisi mental kamu. 


12 minggu setelah berolahraga tubuh akan konsisten mengeluarkan protein BDNF jika kamu melakukan olahraga rutin seperti jogging, berenang, zumba, serta HIIT minimal selama tiga bulan. Jika pada awal olahraga BDNF ini akan meningkatkan fokus dan konsentrasi kamu, maka sekarang zat kimia ini akan mempengaruhi ukuran otak kamu. Ukuran otak bagian Hippocampus (pusat otak yang mengatur proses belajar dan memori) akan meningkat seiring dengan fungsi BDNF yang dapat mempertajam ingatan kamu.


Jika kamu merasa akhir-akhir ini mudah lupa terhadap sesuatu, sebaiknya kamu sudah mulai berolahraga.

Berolahraga tidak hanya memberi manfaat fisik, tetapi juga membawa banyak keuntungan bagi kesehatan otak kita. Mulai dari meningkatkan mood, memperbaiki koneksi saraf, mengurangi stres, hingga meningkatkan kreativitas. Jadi, jangan ragu untuk bergerak dan aktif setiap hari. Otak kamu akan berterima kasih!


Artikel ini ditulis oleh Puspasari Pasaribu, S.Gz | LIF Indonesia | Corporate Wellness



WhatsApp
footer-banner

See Our Social Media

Stay in touch with your body and get Healthier

Get daily wellness tips, product updates, and health inspiration. Follow us on social media. See Our Social Media.

Get In Touch!

Have questions about our products or programs? Our team is ready to help.

Contact Us

For Corporates

Phone

08999 7474 77