Restorative Sleep Sebagai Solusi Pemulihan Tubuh
12 Aug 2024
0 Min Read


Restorative Sleep Sebagai Solusi Pemulihan Tubuh
Memiliki fisik yang kuat dan sehat tentu menjadi idaman semua orang agar bisa menjalani hari yang cukup padat dan melelahkan. Namun, tahukah kamu jika fisik yang kuat dan sehat juga dipengaruhi oleh tidur kamu?
Tidur yang baik dan berkualitas akan memberikan perasaan segar, senang dan puas saat kamu bangun tidur. Tubuh dan otak kamu akan dipulihkan setelah seharian beraktivitas sehingga kamu siap untuk kembali beraktivitas di esok harinya. Maka dari itu, jangan anggap sepele kualitas tidur kamu ya!
Lalu, seperti apa dampak yang terjadi jika kamu tidak memiliki tidur yang berkualitas?
1. Kesulitan menjalani hari karena tubuh terasa berat.
2. Mudah lupa dan sulit mengingat suatu hal.
3. Tidak mudah fokus dan berkonsentasi.
4. Jika berlangsung lama, maka kamu beresiko terkena depresi.
Pada saat kamu tidur, tubuh kamu akan mengalami restorative sleep atau fase pemulihan. Tubuh akan melakukan berbagai proses penting seperti memperbaiki jaringan yang rusak, memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan kognitif, memperkuat ingatan, dan mengatur keseimbangan hormon kamu.
Cara yang paling mudah untuk mengetahui apakah kita memiliki tidur yang baik dan berkualitas adalah dengan mengenali bagaimana perasaan kita setelah bangun. Jika kamu pernah merasa tidak segar, pegal, dan tetap merasa ngantuk maka besar kemungkinan kamu tidak memiliki tidur yang berkualitas.
Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar memperoleh restorative sleep:
1. Buatlah jadwal tidur yang konsisten dengan durasi 7-8 jam.
2. Ciptakan lingkungan tidur yang paling nyaman buat kamu, misalnya cahaya kamar yang redup, tenang dan sejuk.
3. Batasi paparan cahaya biru dari gadget kamu setidaknya 1 jam sebelum tidur agar produksi hormon melatonin (hormon untuk tidur) kamu tidak terganggu.
4. Hindari mengonsumsi alkohol, kafein, dan makanan berat 8-10 jam sebelum tidur.
5. Berolahragalah dengan rutin setiap hari.
6. Melakukan aktivitas yang menenangkan sebelum tidur seperti membaca buku, meditasi, berdoa, dan mandi hangat dapat menenangkan
tubuh dan pikiran kamu sehingga tidur akan terasa lebih nyaman.
Mungkin beberapa dari kamu pernah mengurangi jadwal tidur dengan sengaja sebagai bentuk “balas dendam” setelah melakukan aktivitas yang panjang dalam satu hari. Kamu mengambil 2-3 jam waktu tidur kamu untuk menonton film, bermain game dan nongkrong dengan teman untuk merasa lebih baik. Jika kamu melakukan hal itu secara terus-menerus maka tubuh kamu bukannya dipulihkan, namun kamu dapat memperparah tubuh kamu secara fisik maupun mental karena tidur adalah hal yang esensial dan kamu butuhkan untuk pulih.
Restorative sleep sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh kita secara keseluruhan terutama setelah menjalani hari yang padat. Jika kamu tidak memiliki tidur yang cukup maka pemulihan tubuh kamu tidak akan maksimal dan dapat mengganggu kesehatan tubuh kamu.
Artikel ini ditulis oleh Puspasari Pasaribu | LIF Indonesia | Corporate Wellness







